SATE DI BANDUNG YANG WAJIB DI COBA

Siapa sih disini yang ga suka sate? Mayoritas orang pasti banyak yang suka dengan sate. Makanan yang katanya nih berasal dari daerah Jawa ini suka sudah banyak macam variannya dan banyak juga ciri khas dari daerah daerah lainnya seperti sate madura, sate padang, sate lilit, sate maranggi dan lain-lain.

Pada umumnya sate merupakan makanan yang berasal dari daging sapi, ayam ataupun kambing, yang di potong secara dadu lalu ditusuk dengan lidi kecil yang dibuat dari bambu lalu di bakar diatas arang.

Eits jangan salah ada juga loh sate yang dibuat dari daging kelinci, huhu kasian ya hewan lucu itu.

Seiring berjalannya waktu, banyak macam-macam sate yang beredar di setiap wilayah. Tidak lagi dengan hanya bumbu kacang, bahkan ada beberapa sate yang bisa langsung di makan tanpa bumbu. Pernah cobain ga?

Nah kali ini kita akan bahas beberapa sate yang sudah terkenal di Bandung dan pasti kalian kalau orang Bandung pasti ga asing dong dengan kuliner yang satu ini

1.Sate DJ

Sate DJ ini terletak di jalan Jendral Sudirman Bandung, yang beroperasi mulai dari sore hingga malam.

Terdiri dari sate ayam dan sate sapi, yang bikin unik dari sate ini yaitu rasanya yang sudah asin dan pedas sudah meresap di bumbu jadi kita bisa langsung makan tanpa harus pakai bumbu lagi.

Untuk pecinta sate yang biasanya makan dengan bumbu kacang, kalian tinggal request aja nanti langsung di sediain sama pelayannya.

Harganya pun sangat murah standar seperti sate pada umunya, dibandrol mulai dari 15 ribu.

Eh tapi jangan kaget ya kalau kalian langsung makan di tempat, karena tempatnya ga terlalu besar dan selalu penuh oleh pengungjung dari Kota Bandung sendiri maupun pengunjung luar kota.

2.Sate Jando

Entah apa yang membuat mengantri panjang ketika beli sate ini, karena setiap beli kesana kalian harus rela ngantri bisa sampai 1 jam atau bahkan lebih.

Sate ini beroperasi dari pagi dan terletak di pinggir jalan, tepatnya di Jl. Hayam wuruk, Citarum, sebelah Gedung Sate.

Setiap lewat di jalan ini, aroma asap yang semerbak membuat orang yang lewat jadi penasaran.

Lapak sate jando ini bukan seperti sate biasanya yang ada kios atau memakain grobak, mereka menyuguhkan dengan lapak emperan dibawha pohon.

Biasanya si penjual sate ini sampai tidak terlihat karena ditutup dengan banyaknya pengunjung.

Pasalnya sate jando ini tidak hanya menjual daging sapi atau ayam saja, tetapi produk utamanya ini adalah sate lemak sapi.

Harga dibandrol mulai dari 25 ribu rupiah dan disajikan dengan daun pisang yang di lumuri oleh saus kacang. Jangan lupa kalau makan di sate jando harus pake lontong juga ya, biar kenyang.

3.Sate Taichan Bengawan

Nah yang ini merupakan sate yang lebih modern. Coba tebak kenapa dibilang lebih modern? Karena sate ini sudah mulai berinovasi dengan meluncurkan produk sate yang lain mulai dari sate kulit, sate usus, sate telor puyuh, dan juga sate kikil.

Sate ini disajikan hanya dengan sambal yang sangat pedas dan di beri bumbu pedas di pinggirnya.

Tapi kalo kalian yang ga terbiasa pedas juga bisa request minta bumbu kacangnya juga loh. Sate taichan ini dibandrol mulai dari 15 ribu untuk satu porsi paha ayam dan biasanya sate yang lainnya di jual per satuan.

Sate ini buka di daerah pinggir lapangan saparua, dan kalau kamu malas untuk keluar rumah, mereka sudah tersedia di layanan ojek online yaitu gofood maupun grabfood.

Leave a Reply

Your email address will not be published.